Home > Info Pajak Progresif

Info Pajak Progresif

 

BIRO JASA
 
 CV.KEMIT JAYA
 Jl. Delman Utama No. 52 Kebayoran Lama Utara
Tanah Kusir Jakarta Selatan 12440
Telp (021) 7238374 - 021-93477722.
Tlp.SMS 0813 8509 6456 – 0878 7733 3477
www.birojasastnk.net
ONLINE
E-mail : kemit.jaya@yahoo.com
 
                         
                                   

 Hindari pajak progresif

 

Kendaraan pertama 1,5 % ( 1,5 % x NJKB )

Kendaraan kedua 2 % ( 2 % x NJKB )

Kendaraan ketiga 2,5 % ( 2,5 % x NJKB )

Kendaraan keempat Dan Seterusnya 4 % ( 4 % x NJKB)

 

Menerima pengurusan penutupan pajak progresif.

Persyaratan:

1. Mengisi formulir permohonan

2. Foto copi STNK

3. KTP Asli

4. Kartu keluarga

5. Mengisi formulir pendaftaran pemblokiran

Biaya Rp. 150.000 per unit

Lama proses 3 s/d 4 hari kendaraan yang telah terjual sudah terblokir

TENTANG PAJAK PROGRESIF
Walau sedikit terlambat informasinya, semoga informasi ini berguna bagi yang belum mengerti.

Salah satu cara dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan di DKI Jakarta, diantaranya adalah menerapkan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor pribadi baik roda empat maupun roda dua. Penerapan pajak progresif kendaraan bermotor dilakukan mulai 3 Januari 2011. Kenaikan pajak tersebut diprediksi untuk meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) di tahun 2011.

Dari data yang dihimpum oleh Polda Metro Jaya yang tahun ini tercatat jumlah kendaraan yang ada di jalan Jakarta, telah mencapai 11.362.396 unit kendaraan, maka pada 2011, tidak kurang dari 12.062.396 kendaraan akan memadati jalan di Jakarta.

Menurut Fauzi Bowo , Gubernur DKI Jakarta, seiring dengan kenaikan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor, tidak akan ada lagi penyalahgunaan alamat atau kepemilikan ganda untuk menghindari pajak progresif. Hal tersebut dimungkinkan karena mulai tahun depan DKI sudah menerapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan sistem nomor identitas tunggal atau single identity number (SIN).

Sebagai tindak lanjut ketentuan Pasal 7 Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pasal 7 Serta Pasal 12 Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Provinsi DKI Jakarta Ditetapkan oleh KEPMENDAGRI Nomor 25 tahun 2010 tentang penghitungan dasar pengenaan PKB dan BBN-KB serta PERGUB (Peraturan Gubernur DKI Jakarta) Nomor 140 Tahun 2010 tanggal 28 Juli 2010 tentang Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).

A. Tarif pajak Kendaraan Bermotor kepemilikan Pribadi :
Kendaraan bermotor kepemilikan orang pribadi berdasarkan nama dan/atau alamat yang sama dikenakan tarif Pajak Progresif Sebesar:

  1. Kendaraan pertama 1,5 % ( 1,5 % x NJKB )

  2. Kendaraan kedua 2 % ( 2 % x NJKB )

  3. Kendaraan ketiga 2,5 % ( 2,5 % x NJKB )

  4. Kendaraan keempat Dan Seterusnya 4 % ( 4 % x NJKB)


B. Tarif Pajak Kendaraan Bermotor untuk :

  1. TNI / POLRI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dikenakan tarif Pajak sebesar 0,50 %

  2. Angkutan Umum, Ambulans, Mobil jenazah dan Pemadam Kebakaran dikenakan tarif pajak sebesar 0,50 %

  3. Sosial Keagamaan, Lembaga Sosial dan Keagamaan dikenakan tarif Pajak sebesar 0,50 %

C. Tarif Pajak kendaraan Bermotor Alat Berat dan Besar :
Kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar dikenakan tarif pajak sebesar 0,20 %

D. Tarif Bea Balik Nama kendaraan bermotor (BBN-KB) :

  1. Penyerahan Pertama Sebesar 10 %

  2. Penyerahan Kedua dan Seterusanya sebesar 1 %

E. Tarif khusus untuk kendaraan alat-alat berat dan alat-alat besar :

  1. Khusus untuk alat-alat berat pertama sebesar 0,75 %

  2. Penyerahan kedua dan seterusnya 0,075 %

F. Penjelasan Pasal 12 tentang pendaftaran :

  1. Wajib pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor wajib mendaftarkan penyerahan kendaraan bermotor dalam jangka waktu paling lambat 30 (Tiga puluh) hari kerja sejak saat penyerahan (Jual beli, Lelang, Tukar menukar, Waris/Hibah, atau Pemasukan ke dalam Badan Usaha)

  2. Orang pribadi atau badan yang menyerahkan kendaraan bermotor melaporkan secara tertulis, penyerahan tersebut kepada Gubernur hal ini Kepala Dinas Pelayanan Pajak atau Pejabat yang ditunjuk dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak saat penyerahan.

Apabila melalaikan Pasal 12 tentang pendaftaran akan mengakibatkan terkena Sanksi dan tarif Pajak Progresif, untuk informasi lebih lanjut para Wajib Pajak dapat menghubungi Kantor SAMSAT di wilayah masing-masing.

Setelah Jakarta, rencananya Pajak Progresif akan ditempatkan di wilayah lainnya.

Tips menghidari pajak progresif.

Apabila wajip pajak memiliki kendraan lebih dari pada satu dengan jenis yang sama maka maka wajip pajak akan dibebankan pajak progresif atau tambahan pajak  sesuai dengan ketentuan diatas. untuk menghindari pajak progresif tersebut, baiknya wajib pajak memecah beberapa nama  kendaraan kepada atas nama orang lain.Selanjutnya wajip pajak dihimbau juga apabila telah menjual kendaraan dibarengi dengan pemblokiran perpanjangan stnk atau lapor jua agar terhindar dari pajak progresifl. Apabila wajib pajak tidak ada waktu untuk itu maka wajip pajak dapat menggunakan biro jasa stnk CV.KEMIT JAYA

BIRO JASA
 
CV.KEMIT JAYA
                                                                    
Jl. Delman Utama No. 52 Kebayoran Lama UtaraTanah Kusir Jakarta Selatan 12440
Telp (021) 7238374 - 021-93477722.
Tlp.SMS 0813 8509 6456 – 0878 7733 3477
www.birojasastnk.net
ONLINE
E-mail : kemit.jaya@yahoo.com
 

 

BUKA BLOKIR STNK HILANG, BLOKIR BPKB HILANG, BLOKIR LAPOR JUAL, BLOKIR LESING

Title website anda
Pilihan Bahasa
KUNJUNGAN KE WEB INI